Diaspora Fenomena yang telah terjadi di Indonesia

Navigasi Info - peristiwa penyebaran penduduk Indonesia ke seluruh dunia menjadi suatu fenomena bisa untuk saat ini baik itu di akibatkan faktor ekonomi yang memaksa kita untuk berkerja di luar negeri ( TKI ) ataupun di sebabkan untuk mendapatkan pendidikan lebih baik.

Penyebaran


Dari 250 juta penduduk Indonesia tercatat 6 juta jiwa penduduk Indonesia yang berada di luar negeri pada tahun 2016 dan setiap tahunnya terus mengalami peningkatan hal ini dapat di artikan bahwa penduduk negara Indonesia mulai melakukan diaspora bertahap setiap tahunnya.


Diaspora suatu kata yang terdengar asing bagi kita, walaupun diaspora ini sedang dialami oleh negara kita khusus nya yang mana membantu peningkatan ekonomi dan juga efek buruknya mengkikis budaya dan bahasa beberapa etnis atau suku di daerah indonesia.

Apa sih Diaspora itu ?


Diaspora sendiri berasal dari bahasa Yunani yang artinya menyebar .

Yang mana kosa kata bahasa diaspora mulai populer pada zaman Yunani kuno yang mana untuk menyebut orang-orang Yunani yang berpindah untuk meng-kolonisasi ( menjajah ) ke daerah taklukan mereka.

Walaupun dewasa ini bukan hanya dari kolonisasi saja yang mengakibatkan terjadinya diaspora tesebut akan tetapi ada banyak faktor yang mana akan kita bahas disini.

Diaspora secara spesifik yang berarti penyebaran suatu penduduk atau etnis ( suku ) oleh sebab tertentu meninggalkan daerah asalnya.

Terkadang dari mereka bahkan tak memiliki ke warga negara hal tersebut di akibatkan tempat asal mereka yang mempunyai politik dan keamanan yang sangat berbahaya untuk mereka tinggali bahkan mengancam nyawa mereka yang memaksakan diri mereka untuk menempatinya salah satu contoh bangsa Yahudi.

Sedangkan faktor yang menyebabkan Diaspora antara lain :


1. Wabah penyakit

Wabah penyakit yang mengharuskan pergi dari tempat hunian pun salah satu faktor penyebab terjadinya penyebaran suatu etnis untuk meninggalkan tempat asal mereka ( diaspora ).

2. Tidak dapat bersaing

Gempuran pendatang yang memaksakan diri mereka pindah ke wilayah pinggiran dan menjauh dari daerah hunian yang mereka tinggali akibat tidak dapat bersaing dengan para pendatang.

3. Politik

Faktor politik yang tidak stabil di suatu negara atau daerah mendorong beberapa orang untuk melakukan diaspora ke wilayah lain bahkan negara lain.

Selain itu ada juga faktor politik untuk menyebar luaskan atau bertujuan memperkenalkan budaya setempat terhadap negara lain.

4. Lingkungan tinggal yang tak layak huni

Lingkungan tinggal yang tidak dapat di huni juga salah satu penggerak suatu etnis meninggalkan tempat asal mereka salah satu contoh di salah satu kabupaten Jawa timur yang terkena lumpur Lapindo.

5. Hilangnya tanah adat 

Hilangnya tanah adat suatu etnis juga mendukung terjadinya diaspora salah satu contoh etnis asli di Amerika atau suku Indian yang mana mereka kehilangan tanah adat mereka.

Hal ini pun sama serupa dengan di Indonesia walaupun dengan cara yang lebih halus yang mana terjadi diaspora dikarenakan banyaknya perusahaan yang menyalah gunakan tanah Ulayat selain itu terkadang kebijakan pemerintah setempat mengunakan izin tanah Ulayat tanpa melakukan musyawarah dengan masyarakat adat setempat.

6. Faktor ekonomi

Faktor ekonomi juga menyebabkan penduduk pribumi terpaksa merantau keluar daerah diakibatkan sulitnya mencari pendapatan untuk meningkatkan taraf hidup mereka.

Fenomena ini sering kita dapati di Indonesia terlebih lagi di daerah yang memang sumber daya alam serta sumber daya manusianya masih kurang maju sehingga membuat mereka menjadi TKI di luar negeri.

7. Pendidikan

Pendidikan yang kurang baik serta tidak bermutu hal ini juga membuat generasi muda pergi ke daerah yang pendidikan nya lebih baik dan orang tua mereka memaksakan anak mereka untuk bersekolah di tempat yang lebih baik hal tersebut membuat terjadinya diaspora.

Bisa dibilang fasilitas pendidikan yang kurang merata membuat terjadinya diaspora.

8. Bencana Alam

Bencana alam pun ikut andil dalam permasalahan diaspora ini juga terkadang bencana alam yang begitu dahsyat membuat beberapa orang kehilangan rumah dan keluarga mereka yang membuat troma jika tinggal di tempat asal mereka.

9. Peperangan

Peperangan juga mengakibatkan terjadinya diaspora sebab jika mereka masih tinggal di wilayah tersebut sangatlah mengancam nyawa mereka dan keluarga yang mereka cintai.

Peperangan juga memaksa beberapa negara untuk menjajah ( kolonisasi ) pada suatu daerah taklukannya hal tersebut juga mendukung terjadinya diaspora.

Efek negatif diaspora


Diaspora juga memiliki dapat besar yang membuat suatu bangsa kehilangan jati diri mereka terutama pada bahasa dan budaya mereka beberapa efek negatif dari fenomena diaspora antara lain sebagai berikut:

  • Dapat mengkikis budaya dan bahasa asal
  • Hilang jati diri bangsa


Dampak positif diaspora


Jika suatu bangsa dapat menyikapi fenomena diaspora ini dengan baik maka Diaspora menjadi anugrah atau keuntungan dari peristiwa tersebut yaitu sebagai berikut :

  1. Dapat memperkuat rasa kebangsaan.
  2. Keterbukaan dengan budaya asing.
  3. Memperkuat daya saing dengan bangsa lain.
  4. Kemampuan dan pengetahuan lebih luas serta meningkat.
  5. Meningkatnya sektor ekonomi.
  6. Memperkenalkan budaya dan tempat wisata kita di luar negeri lebih luas

Kesimpulan


Jika dilihat dari data diatas sebenarnya ada banyak nilai positifnya terjadinya diaspora ini walaupun demikian untuk menjalaninya sangatlah sulit.

Hal positif tersebut dapat kita lakukan jika persatuan bangsa kita kuat dan juga saling mendukung untuk menghidupkan budaya - budaya lokal yang mulai hilang oleh gempuran budaya asing terutama untuk budaya kita yang terkenal dengan sopan santunnya dan ramah tanahnya.

navigasiin
navigasiin navigasiin adalah portal Situs Berita Berbahasa Indonesia yang menyajikan berita terkini terpercaya sebagai petunjuk inspirasi anda

Posting Komentar untuk "Diaspora Fenomena yang telah terjadi di Indonesia"